Hubungan Polimorfisme Gen HMOX1rs2071746 (-413A>T) dan Microsatellite (GT)n Pada Pasien Hipertensi Arteri Pulmonal Terkait Defek Septum Atrium Pada Suku Jawa

Ujian Terbuka Program Doktor FKKMK UGM An. Dewi Karita, dr., M.Sc.

Disertasi:

Hubungan Polimorfisme Gen HMOX1rs2071746 (-413A>T) dan Microsatellite (GT)n Pada Pasien Hipertensi Arteri Pulmonal Terkait Defek Septum Atrium Pada Suku Jawa

Pembimbing:

  • dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D.
  • Prof. Dr. dr. Lucia Kris Dinarti, Sp.PD-KKV., Sp.JP(K)

Latar Belakang: Hipertensi arteri pulmonal (HAP) merupakan komplikasi serius pada pasien dengan defek septum atrium (DSA), yang diduga berkaitan dengan stres oksidatif dan disfungsi endotel. Gen heme oxygenase-1 (HO-1) memiliki peran protektif terhadap kerusakan vaskular melalui aktivitas antioksidan. Variasi genetik seperti SNP rs2071746 dan (GT)n repeat polymorphism pada promoter HO-1 diketahui mempengaruhi ekspresi HO-1. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara polimorfisme gen HO-1 (rs2071746 dan (GT)n), kadar HO-1 plasma, serta produk metaboliknya (bilirubin, karboksihemoglobin/HbCO, dan feritin) terhadap risiko HAP pada pasien DSA.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik crosssectional. Subjek adalah 51 pasien DSA dengan HAP dan 50 pasien dengan hipertensi pulmonal atau tanpa hipertensi pulmonal. Pemeriksaan meliputi genotipe HO-1, kadar HO-1 plasma, bilirubin, HbCO, feritin, dan Endothelin-1 (ET-1). Analisis statistik dilakukan menggunakan uji KruskalWallis, Chi-square, Spearman, Mann Whitney dan regresi logistik.

Hasil: Genotip AT pada rs2071746 berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko HAP. Kadar HO-1 plasma lebih rendah dan ET-1 lebih tinggi pada kelompok PAH (p< 0,05). Tidak ditemukan perbedaan signifikan kadar bilirubin, HbCO, dan feritin antara kelompok HAP dan non- HAP.

Kesimpulan: Polimorfisme HO-1 rs2071746 berperan terhadap risiko HAP pada pasien DSA. Aktivitas HO-1 yang lebih rendah mungkin memfasilitasi perkembangan HAP melalui jalur stres oksidatif dan disfungsi endotel. Temuan ini mendukung potensi HO-1 sebagai biomarker risiko dan target terapi molekuler.

Kata kunci: hipertensi arterial pulmonal, defek septum atrial, heme oxygenase-1, polimorfisme, suku Jawa