How can we improve efficiency through design ?

How can we improve efficiency through design ?
Berapa cost yang kita butuhkan untuk menyewa jasa seorang konsultan arsitektur rumah sakit?
Apakah cukup mahal? Bagaimana return of investment-nya? Apa solusi desain dan manfaatnya bagi rumah sakit?

Berikut merupakan pertanyaan-pertanyaan yang pasti akan terlintas di benak pihak rumah sakit Sebenarnya cost yang kita keluarkan untuk sebuah desain rumah sakit hanya mencakup 3% dari total keseluruhan life cycle cost sebuah rumah sakit, akan tetapi investasi yang Anda keluarkan untuk desain tersebut akan mempengaruhi sisa dari 97 persennya. Apa yang dapat ditawarkan oleh seorang konsultan arsitektur rumah sakit?. Rumah sakit merupakan sebuah bangunan yang kompleks untuk didesain, di Indonesia hampir tidak ada perbedaan antara bangunan perkantoran dengan bangunan rumah sakit. Mereka tidak hanya bekerja sendiri namun melibatkan berbagai profesi untuk dapat menghasilkan solusi desain yang baik, menciptakan bangunan yang aman dan nyaman bagi penggunanya dan mempunyai life span yang lebih lama.

Bentuk-bentuk modular dengan ketinggian ruangan standard dan struktur bangunan yang mendukung dapat menghemat biaya jika terjadi perubahan ruang dan pergeseran fungsi ruang. Bentuk modular mempermudah penyekatan ruang dan pelebaran ruang tanpa perlu melakukan pekerjaan pembangunan yang berarti.

Pembagian cluster bangunan sesuai dengan fungsinya dapat membatasi sirkulasi dan mengurangi pergerakan yang tidak perlu (tiap department berpusat pada satu cluster), mengurangi biaya kontruksi, meningkatkan produktivitas dan mengurangi penyebaran penyakit.

Tiap bangunan berbeda satu dengan yang lain, seorang konsultan arsitektur rumah sakit akan menyesuaikan bentuk dan desain bangunan klien sesuai dengan kebutuhannya dan kan memberikan beberapa solusi desain untuk mengatasi beberapa masalah yang kerap timbul di sebuah bangunan rumah sakit. Berapa jarak yang harus ditempuh seorang dokter dan aperawat dalam menjalankan aktivitasnya ? Apakah solusi desain yang dapat memudahkan dokter dan perawat dalam bekerja ?

How Can We Increase patient / staff satisfaction ?
Bangunan memang tidak dapat menyelesaikan masalah kesehatan, akan tetapi dapat membantuk proses kesembuhan. Rumah sakit merupakan sebuah lingkungan buatan yang dapat menimbulkan stres bagi penghuninya seperti kurangnya privacy pada rawat inap, buruknya kualitas udara dan pemilihan warna yang serba putih. Solusi desain yang baik seperti penerapan konsep dari healing environment dapat membantu mengurangi stres, bersifat therapeutic dan nurturing.

Konsultan arsitektur akan memasukkan beberapa elemen healing environment yang sesuai dengan Evidence Based Design (EBD) seperti dengan mengeliminasi stressor, berhubungan dengan alam/lingkungan sekitar, support sosial, pengalihan perhatian yang positif yang dapat memberikan kedamaian dan relaksasi.

Cahaya matahari penting bagi ruang kerja yang sehat, seperti sebelah kiri ruang operasi pada umumnya dibandingkan dengan foto sebelah kanan berupa ruang operasi dengan bukaan yang memungkinkan cahaya matahari ke dalam ruangan tanpa mengurangi persyaratan baku ruang operasi dan tidak melanggar patient safety.

How To Create a Smart Hospital

“Big data is a real game changer that will speed up knowledge development and innovation”

Teknologi yang benar-benar canggih dan berkesinambungan harus diperhitungkan sedini mungkin dari tahap desain awal. Sehingga potensi teknologi tersebut dapat dikembangkan dengan optimal. Dengan mengetahui apa yang harus kita hadapai di lapangan dan memberikan solusinya dalam sebuah desain bangunan rumah sakit akan mempermudah pelayanan. Salah satu poin dari rumah sakit pintar adalah digital hospital, bagaimana kita dapat memanfaatkan data-data digital setempat seperti data geografis, data penyebaran penyakit, data usia harapan hidup dll sebagai masukkan dalam mengelola rumah sakit secara efisien.
Poin lainnya yaitu “assistive technology” dengan contoh sederhananya yaitu penunjuk arah/wayfinding. Rumah sakit merupakan suatu tempat yang asing dan ditambah dengan desain bangunan rumah sakit yang kompleks cukup menyulitkan bagi pasien dan pengunjung baru untuk menemukan arah. Dengan memanfaatkan teknologi, penempatan dan desain penunjuk arah/wayfinding secara strategis dapat mengurangi waktu yang terbuang dan mengurangi stres bagi pasien dan pengunjung dalam menemukan tempat yang ingin dituju.

Penempatan teknologi digital untuk menjadi satu dengan elemen bangunan rumah sakit akan memaksimalkan teknologi tersebut, tidak membuang ruang dan akan lebih efektif.

Sesi Tanya jawab dan penutup

  1. Q: Bagaimana dengan tren rumah sakit sekarang yang menganut prinsip mixed used building ?A: Bangunan rumah sakit yang menjadi satu dengan bangunan komersial ataupun hunian telah menjadi suatu tren di Asia. Dengan perencanaan yang baik, mixed uses building dapat menjadi solusi bagi rumah sakit itu sendiri seperti dapat mengurangi stres pengunjung, keluarga pasien dan staf, mengurangi stigma negatif terhadap rumah sakit, menjadikan rumah sakit sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dan berbagai positif outcome lainnya. Namun perlu suatu kompromi desain agar mixed used building ini dapat saling melengkapi dan tidak menimbulkan efek negatif bagi satu sama lain
    1. Rumah sakit pintar membutuhkan data-data setempat seperti jumlah populasi dan demografi yang ketersediaan datanya bergantung pada peraturan daerah setempat. Kemudian RS membuat master plan-nya seperti menentukan visi, misi dan tipe pasien yang akan disasar.
    2. Lihat kendala/permasalahan yang berpotensi akan timbul di lapangan. Dengan mengetahui ancaman yang ada, rumah sakit akan lebih mudah menanggulanginya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
    3. Manfaatkan kemudahan teknologi. Kekurangan dan keterbatasan RS dapat diatasi dengan teknologi, misalnya untuk rumah sakit yang berada di remote area dapat berkonsultasi dokter spesialis di luar area dengan teknologi tertentu.Q: Bagaimana persiapan tiap rumah sakit jika ingin menjadi smart hospital? Apakah tahapannya dan bisakah tiap rumah sakit membuat sistemnya masing-masing?A : Peralatan kedokteran yang makin lama makin canggih merupakan prasyarat yang penting, yang harus diperhitungkan sedini mungkin. Selain itu, teknologi tinggi kedokteran terus berkembang dengan cepat; untuk memenuhi kebutuhan tersebut, arsitek dan insinyur kami menyajikan strategi desain yang proaktif. Untuk tahapannya adalah sebagai berikut :
  2. Q: Apakah VK Architecture and Engineering mempunyai konsep tertentu dalam mendesain rumah sakit dan bagaimana tahapannya?A: VK Architecture and Engineering bekerja dan mendesain dengan panduan arsitektur yang sustainable. Di Eropa, kami mematuhi aturan pemerintah setempat dalam membangun harus berdasarkan aturan bangunan sustainable yaitu BREEAM® (Indonesia mempunyai panduan setempat yaitu GREENSHIP). Salah satu aturannya  mengenai energy consumption. Bangunan rumah sakit adalah  salah satu pengguna energi terbesar dan konsumsi energinya tidak dapat dikurangi secara drastis karena dikhawatirkan akan mempengaruhi pelayanan kepada pasien, namun dengan perencanaan yang baik pengurangan energy di sektor tertentu dapat dilakukan.

Kesimpulan :
Prinsip desain sebuah bangunan rumah sakit mengacu pada perkataan Arsitek Louis Henri Sullivan yaitu “form follow function”, bangunan rumah sakit yang baik tidak hanya hanya sekedar bagus atau indah diluarnya namun bentuknya harus menyesuaikan dengan fungsinya.

Dengan menghadirkan sebuah konsultan yang ahli pada bidangnya dalam hal ini arsitektur rumah sakit, kita dapat menghemat jauh lebih banyak di belakang ketika bangunan yang kita bangun tidak mengalami permasalahan berarti. Menggunakan jasa konsultan arsitektur rumah sakit seperti berinvestasi untuk rumah sakit yang mampu memberikan manfaat yang lebih lama.

Di Indonesia sendiri, akreditasi rumah sakit seperti KARS pada kelompok 2 bab 4 menyebutkan mengenai bab hospital facility management and safety seperti rumah sakit harus menyediakan fasilitas yang aman, berfungsi dan mendukung pasien dan staff dan juga harus mengikutsertakan patient safety dalam desain bangunan. Bangunan yang tidak memiliki hal-hal tersebut pada akhirnya akan menyulitkan bagi rumah sakit sendiri, cost yang lebih besar akan dibutuhkan untuk menyesuaikan dan merenovasi bangunan agar layak dan sesuai dengan poin-poin akreditasi.