From Cells to Human Body: An Integrated Approach to Anatomy and Cell Biology – Prof. Dr. habil. Srikanth Karnati, PhD

Prof. Dr. habil. Srikanth Karnati, PhD

University Professor at the Institue for Anatomy and Medical Cell Biology,
Julius Maximilians University Würzburg, Germany


Evolusi kehidupan bermula sekitar 3,5 miliar tahun lalu dengan organisme bersel tunggal, kemudian berkembang menjadi bentuk multiseluler, hingga pada sekitar 550 juta tahun lalu terjadi diversifikasi besar-besaran organisme kompleks yang dikenal sebagai Cambrian Explosion. Dari peristiwa inilah garis keturunan berbagai hewan muncul, yang pada akhirnya melahirkan Homo sapiens ratusan juta tahun kemudian.

Sel sebagai unit dasar kehidupan memiliki kemampuan adaptasi luar biasa, membentuk jaringan dan organ yang bekerja dalam sistem kompleks untuk menjaga keseimbangan tubuh atau homeostasis. Gangguan pada mekanisme ini dapat memicu penyakit serius.

Organel penting seperti mitokondria dan retikulum endoplasma berperan dalam produksi energi, sintesis protein, serta pengendalian stres oksidatif. Proses perawatan sel, termasuk pembersihan protein rusak saat tidur, menunjukkan betapa canggih sekaligus rapuhnya mekanisme tubuh mempertahankan kesehatan.

Kompleksitas organ juga terlihat pada paru-paru yang memiliki 41 jenis sel berbeda, sebagian besar masih belum sepenuhnya dipahami. Sementara itu, jantung kehilangan kemampuan regeneratif setelah masa awal kehidupan, membuat kerusakan sel otot jantung bersifat permanen dan berpotensi memicu gagal jantung.

Pemahaman mengenai keragaman sel dan keterbatasan regenerasi organ membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut dalam mencegah serta mengobati penyakit modern.

Materi