Ujian Terbuka Program Doktor FKKMK UGM Atas Nama Nurlaila, S.Kep., Ns., M.Kep.
Disertasi:
Efektivitas Model Intervensi SPED terhadap Stres Pengasuhan, Efikasi Diri Ibu serta Pertumbuhan BBLR di Ruang Perawatan Bayi Risiko Tinggi dan Neonatal Intensive Care Unit
Pembimbing:
- Prof. Dr. dr. Elisabeth Siti Herini, Sp.A(K)
- Sri Hartini, S.Kep., Ners., M.Kes., Ph.D.
Latar belakang. Perawatan bayi di NICU (Neonatal Intensive Care Unit) merupakan pengalaman menyedihkan dan berpotensi traumatis bagi orang tua. Pengalaman ini dapat memengaruhi kesehatan mental orang tua, efikasi diri ibu, dan pertumbuhan BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah). Intervensi SPED diperlukan untuk mencegah efek jangka panjang dari stres pengasuhan, efikasi diri ibu dan pertumbuhan bayi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model intevensi SPED (stres pengasuhan dan efikasi diri) dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap stres pengasuhan, efikasi diri ibu, dan pertumbuhan BBLR.
Metode. Penelitian menggunakan exploratory sequential mixed methods. Sampel dalam penelitian ini adalah 62 ibu BBLR yang dirawat di ruang Peristi dan NICU RSUD Banyumas dan RSUD Kebumen. Proses penelitian terdiri dari penelitian tahap I kualitatif (need assessment), tahap II pengembangan model intervensi SPED, dan tahap III uji coba model intervensi (kuantitatif). Metode penelitian kualitatif menggunakan wawancara mendalam pada ibu BBLR dan FGD pada perawat Peristi dan NICU yang dipilih dengan maximum variation purposive sampling. Instrumen penelitian kuantitatif adalah Parental Stressor Scale: Neonatal Intensive Care Unit (PSS-NICU), PMP-SE Perceived Maternal Parenting Self-Efficacy (PMP- S-E), pertumbuhan diukur berdasarkan berat badan bayi. Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh model intervensi SPED terhadap stres pengasuhan, efikasi diri ibu dan pertumbuhan BBLR.
Hasil. Penelitian tahap I menghasilkan menghasilkan 4 tema pada wawancara mendalam ibu dan 3 tema pada FGD perawat. Penelitian tahap 2 menghasilkan komponen intervensi SPED meliputi pemberdayaan ibu dalam perawatan bayi, pemberian dukungan kepada ibu, terapi murottal, serta terapi pernapasan dalam dan guided imagery. Penelitian tahap III menunjukan intervensi SPED terbukti efektif untuk menurunkan stres pengasuhan ibu, meningkatkan efikasi diri ibu (p< 0,05) serta meningkatkan pertumbuhan berat badan bayi yang stabil.
Kesimpulan. Intervensi SPED merupakan inovasi dalam perawatan neonatus di runag Peristi dan NICU untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan berat badan bayi.
Kata kunci: BBLR; efikasi diri; stres ibu; NICU; pertumbuhan bayi